Spirit Umrah 2021:

Corona Segera Berlalu

0

Oleh: A. Bajuri

TAHUN 2021 adalah tahun yg penuh berkah. Salah satu tandanya, diawali 1 Januari dengan hari Jumat, dan ditutup 31 Desember 2021 juga hari Jumat. Kita biasa menyebut hari jumat sebagai jumat berkah. Maka semoga sepanjang tahun 2021 dipenuhi keberkahan.

DIVAKSIN: Raja Salman bin Abdul Aziz menerima vaksin covid-19, setelah sebelumnya putranya Muhammad bin Salman menerima vaksin yg sama. Foto: IST

Awal tahun 2021 juga merupakan titik terang dimulainya pelaksanaan umrah, termasuk haji. Setidaknya ada 3 peristiwa yang menandainya:

1. Arab Saudi sudah menerapkan vaksin corona kepada warganya, yang dimulai vaksin pertama oleh keluarga kerajaan, yaitu Putra Mahkota Muhammad bin Salman pada 25 Desember 2020 dan juga Raja Salman pada 8 Januari 2021.

2. Penerbangan menuju ke Arab Saudi juga sudah mulai dibuka lagi pada 4 Januari 2021. Sebelumnya, penerbangan ke Arab Saudi dibuka pada 1 November 2020. Lalu ditutup pada 21 Desember 2020 dan dibuka lagi awal Januari.

3. Pemerintah Indonesia lewat Menteri Agama sudah membuka kesempatan kepada umat Islam yang ingin melaksanakan umrah lewat biro travel resmi. Bahkan Kemenag juga telah melindungi jemaah umrah dengan 2 peraturan, yaitu KMA (Keputusan Menteri Agama) nomor 719 tentang prosedur pelaksanaan umrah di masa pandemi dan KMA 777 tentang harga referensi batas bawah biaya umrah sebesar 26 juta.

PALING AWAL: Putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman divaksin covid-19 yang pertama. Foto: IST

Dengan adanya 3 indikator tersebut, maka pelaksanaan umrah –bahkan haji– pada tahun 2021 ada titik terang. Meskipun bergerak lambat, namun prospeknya sangat menggembirakan.

Salah satu bukti adanya prospek baik umrah 2021 itu adalah dengan adanya keberangkatan sebanyak 109 jemaah umrah dari Juanda, Surabaya, pada Sabtu, 9 Januari 2021 lalu dengan penerbangan Lion Premium (Batik Air).

Dengan demikian, jumlah jemaah yg sudah berangkat umrah sejak dibuka pada 1 November 2020 sudah lebih dari 1000 orang, yaitu keberangkatan dari Jakarta dan Surabaya dengan pesawat Saudia, Garuda, Lion dan Citilink.

Kendala
Persyaratan jemaah umrah di masa pandemi covid-19 memang masih menjadi kendala utama. Salah satunya adalah batasan usia, yaitu mulai 18 sampai 50 tahun. Sementara mayoritas jemaah umrah adalah berusia di atas 50 tahun.

Meskipun ada jemaah berusia di bawah 50 tahun yang sudah mendaftar umrah, namun biasanya juga membawa orang tua yg berusia di atas 50 tahun. Itu sebabnya, meskipun umrah sudah dibuka namun pergerakannya sangat lamban.

Belum lagi dengan adanya aturan yang mengharuskan jemaah mematuhi protokol kesehatan, baik di Indonesia atau di Arab Saudi, membuat minat umrah menjadi sangat rendah. Akhirnya, hampir semua jemaah yang tertunda tetap sabar menunggu sampai situasi normal.

Kesimpulannya, bersiaplah untuk umrah new normal pada 2021. Karena kemungkinannya, aturan umrah kembali normal di tahun ini. Apakah di awal tahun 2021, awal Ramadan (April 2021), atau awal tahun 1443 Hijriyah (September 2021). Bahkan bisa jadi diawali dengan pelaksanaan haji pada Juli 2021.

Yakinlah, jangan pernah ragu dengan rahmat Allah. Setelah masa kesulitan, pasti akan datang kemudahan. Ayo kita berbaik sangka dan tetap bersikap PSBB (Positif, Sabar, Bersyukur dan Berdoa). Tahun 2021, insya Allah Corona segera berlalu. Amin.

*) Penulis adalah ketua FK Sipatuh (Forum Komunikasi dan Silaturahim Pengusaha Travel Umrah Haji) Jawa Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here