Sistem Administrasi Kepegawaian Baik

Pemkab Lumajang Raih Penghargaan BKN Award 2021

0
73
views
BERPRESTASI: Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana menyerahkan penghargaan BKN Award 2021 kepada Wakil Bupat Lumajang, Indah Amperawati.

SURABAYA-KADENEWS.COM: Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali mendapatkan penghargaan di pengujung Tahun 2021. Kali ini, penghargaan diberikan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Republik Indonesia dalam acara BKN Award 2021 yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jum’at (26/11).

Penghargaan BKN Award 2021, diberikan kepada Kementerian/Lembaga/Daerah sebagai Instansi Pengelola Kepegawaian
terbaik dari penilaian indeks implementasi norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK), manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meliputi Penyusunan dan Penetapan Kebutuhan, Pengadaan ASN, Pengangkatan ASN, Pangkat, Jabatan, Pola Karier, Pengembangan Karier ASN, Mutasi, Penilaian Kinerja, Penggajian, Tunjangan, dan Fasilitasi, Penghargaan, Disiplin, Cuti, Kode Etik, Pemberhentian, Jaminan Pensiun dan Hari Tua, Pensiun dan Perlindungan.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana kepada Wakil Bupat Lumajang, Indah Amperawati.

Ditemui usai menerima penghargaan, Wakil Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah itu mengatakan penghargaan tersebut diperoleh karena sistem administrasi kepegawaian Pemerintah Kabupaten Lumajang sudah tersistem dengan baik menggunakan aplikasi online.

“Semua pegawai sekarang mengurus administrasi kepegawaian semuanya melalui aplikasi online, ini bagian dari smart city. Seluruh pengurusan adminstrasi kepegwaian semua sudah tersistem,” terangnya.

Bunda Indah berharap pencapaian tersebut juga dibarengi dengan peningkatan kapasitas para pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Lumajang. Ia pun meminta agar tidak ada lagi pegawai yang tidak mengerti komputerisasi.

“Semua pegawai tidak boleh ada yang tidak tahu komputerisasi, ini bagian dari janji politik kami bahwa semua itu harus tersistem, semua harus smart city menggunakan teknologi, tujuannya adalah percepatan pelayanan dan ini adalah bagian reformasi birokrasi,” imbuhnya. (dj/ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here