Pengantin Baru, Suami Tewas Jadi Korban Pesawat Lion Air JT-610

0
41
views
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter
TINGGAL KENANGAN: Lutfiani Eka Putri dan sang suami Deryl Fida Febrianto. (ist)

SURABAYA-KADENEWS.COM : Kisah pilu jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dialami pengantin baru Lutfiani Eka Putri, 23, warga Simo Pomahan Baru Nomor 67 RT/RW 5 Surabaya. Pasalnya sang suami Deryl Fida Febrianto (22) ikut menjadi korban tewas kecelakaan pesawat Boeing 737-8 Max yang jatuh di perairan Karawang. Senin (28/10) pukul 06.33 WIB.

Lufiani awalnya tak mengetahui bila suaminya yang mempersunting setelah berpacaran itu ikut jadi korban pesawat Lion Air.

Ia baru mengetahui setelah mertuanya menanyakan suaminya berangkat jam berapa dengan penerbangan apa dengan suara gemetar. Lutfiani yang curiga segera melihat televisi dan mencocokkan foto tiket yang kirim suaminya. “Saya langsung menangis dan lemas,” ujarnya saat ditemui wartawan di rumahnya.

Lutfiani dan Deryl yang baru menikah 15 Oktober 2018 harus berpisah karena sang suami akan pergi bekerja di pelayaran di Pangkal Pinang. Tak terbayangkan berbulan madu saja masih tertunda, kini mereka harus berpisa untuk selama-lamanya.

Untuk kenangan terakhir, Lutfiani menyimpan foto suaminya saat akan terbang ke Pangkal Pinang.

“Suami saya sempat berselfie saat berada di bandara di dalam pesawat,” ujarnya.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air JT-610 jatuh di sekitar perairan laut Kerawang dengan jumlah penumpang 189 orang. Jam 6.50 pesawat lost contact, di lokasi jatuhnya pesawat ditemukan ada pelampung dan handphone.

“Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang dilaporkan telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.50 WIB,” ujar Kepala Basarnas M. Syaugi, Senin (29/10/2018).

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.20 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada pukul 07.20 WIB. Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.

Selanjutnya, Ketua KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) Soerjanto Tjahjono menerangkan jumlah total penumpang ada 189 orang. Terdiri dari 179 penumpang, 1 anak-anak, 2 bayi dan 7 kru pesawat.

Penyebab jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 masih dalam penyelidikan. Menurut informasi pesawat Lion Air yang jatuh, dibeli pada Agustus 2018. (bob/ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here