
PASURUAN- kadenews.com : Sebanyak 22 pelajar SMPN 1 Pasuruan ditilang oleh jajaran Satlantas Polres Pasuruan Kota, p Senin (20/8/2018).
Para siswa yang kedapatan membawa sepeda motor yang diparkir di depan SMP Negeri 1 yang terletak di Jalan Balai Kota, Kota Pasuruan.
Penindakan itu dilakukan oleh Satlantas Polres Pasuruan Kota ini sempat menjadi tontonan siswa – siswi SMP Negeri 1, karena awalnya para pelajar yang merasa membawa motor enggan untuk mengakuinya lantaran takut.
Seperti yang dialami oleh Altaf, siswa SMP Negeri 1 kelas 9 G, yang beralamatkan perumahan Graha candi, Kota Pasuruan. Altaf mengaku bahwa dirinya tiap hari bawa motor saat pergi ke sekolah lantaran tidak ada yang mengantar.
“Saya terpaksa membawa motor sendiri untuk berangkat ke kesekolah pak, karena bapak saya kerja ke Jakarta, sedangkan ibu sibuk dirumah,” kata Altaf.
Hal yang sama juga di alami oleh Azip anak Bajangan, Kecamaatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, yang juga siswa SMP Negeri 1 Kota Pasuruan.
Ia mengaku sudah dilarang membawa motor ke sekolah oleh orang tuanya, tapi dirinya tetap membawa motor.
“Saya tidak setiap hari berangkat ke sekolah bawa motor, orang tua melarangnya, tapi tetap saya bawa pak,” terang Azip. (aza/ian)












