Bupati Pamekasan : Sekarang Tidak Ada Media Lokal

0
51
views
SILATURAHMI: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, didampingi Kabid KIP Kominfo Kabupaten Pamekasan, Arief Rachmansyah dan Ketua PWI Pamekasan, Tabri S Munir.

PAMEKASAN – KADENEWS. COM: Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menandaskan di tengah perkembangan informasi tehnologi 4.0 maka sekarang ini tidak ada lagi media lokal.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mengajak para insan jurnalis untuk bergandengan tangan membangun top off mind positif Pamekasan demi keberlangsungan pembangunan ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, top off mind yang baik tentang sebuah daerah akan membuat orang luar tertarik untuk berkunjung ke daerah itu, termasuk Kabupaten Pamekasan. Hal tersebut tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi akibat tingginya jumlah kunjungan.

Orang luar daerah akan berkunjung apabila melihat wilayah itu aman, tenang, dan nyaman. Wartawan mempunyai alat lengkap menciptakan atmosfer positif tentang Pamekasan agar Pamekasan mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

“Ini bukan untuk saya Baddrut Tamam, tetapi untuk anak-anak kita nanti, siapapun bupatinya ayo bangun hal positif tentang Pamekasan,” ajak Bupati Baddrut Tamam saat silaturahmi dengan wartawan dari berbagai organisasi profesi di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (21/4) malam.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, kecepatan, kolaborasi dan inovasi menjadi karakter dari revolusi industri. Bahkan, segala informasi saat ini dapat diakses dalam waktu cepat, dan di tempat manapun.

“Saya berpendapat bahwa di era revolusi industri ini tidak ada media lokal, semua media itu tidak lokal, tapi sudah mendunia. Kita saja yang melokalkan, karena berita itu sekarang sudah bisa diakses di berbagai dunia,” tandasnya.

Bupati melanjutkan, wartawan juga memiliki peran penting dalam membangun kondusifitas daerah. Oleh karena itu, segala pembangunan yang telah dirancang pemerintah kabupaten harus didukung bersama untuk Pamekasan yang maju.

“Pamekasan ini bukan milik saya, bukan hanya milik teman-teman wartawan, tetapi milik seluruh masyarakat Pamekasan. Dan menjadi pemimpin di era ini, tidak bisa kalah kerjanya hanya biasa-biasa saja,” tegasnya.

Silaturahmi ini diikuti wartawan yang tergabung Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Forum Wartawan Pamekasan (FWP), Jurnalis Center Pamekasan (JCP), Peguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP), Ikatan Wartawan Online (IWO), serta organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (pras/ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here